Sabtu, April 10, 2010

terlontar ke pentas



aku terlontar ke pentas
kata disimbat ke tangan

ini peranku
diwatakkan baris

kepala runduk
tangan diminta bekerja

aku disuruh percaya
dan gerak membiak arah.

kuucapkan kata jiwa,
tiga orang bangun mencerca

jadi kutuliskannya
ada penyerang tersedia.

tirai pentas masih tergulung
dan babak masih terhampar.

jadi kuseru dengan nafas aksara
walau dewan kelam dan tiada yanh mendengarnya.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan